Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Bagaimana Sikap Kita untuk Hidup dengan Rukun?

  Edu - Hallo Anak - anak semua, kali ini kita akan belajar materi yang ada di buku siswa. Dan edu akan berikan contoh Bagaimana Sikap Kita untuk Hidup dengan Rukun?".

materi dan Contoh jawaban dalam postingan ini bisa dijadikan acuan dan mendampingi belajar buat ayah dan bunda dirumah. Semua bersumber dari buku siswa. terimakasih ayah bunda dan anak - anaku semua.

Apakah menjaga sikap agar tetap rukun diperlukan dalam kegidupan bermasyarakat?

Tentu saja, apalagi sebagai masyarakat Indonesia yang memiliki keberagaman agama. Kerukunan diperlukan agar tidak terjadi perpecahan antar umat beragama, sehingga kita bisa hidup saling berdampingan antar umat beragama. Bagaimana cara kita agar tetap hidup rukun?

Mari kita simak bersama..


Supaya Tetap Rukun, Mari Lakukan Sikap Ini

Negara Republik Indonesia memiliki keragaman adat, budaya, dan agama. Adat dan budaya setiap daerah unik dan berbeda dari daerah lain. Agama yang dianut penduduk pun beragam. Dengan perbedaan itu, bagaimana kita dapat menjaga kesatuan bangsa? Nah, untuk menjaga kesatuan bangsa dan supaya tetap rukun, mari kita lakukan sikap-sikap berikut. Salah satu sikap yang harus dilakukan yaitu adanya toleransi dan saling menghormati dalam menjalankan ibadah. Bagaimana perwujudannya?



Salah satu perwujudannya kita tidak boleh menghina teman yang berbeda agama. Selanjutnya, saat teman kita sedang beribadah kita tidak boleh mengganggu mereka.

Sikap lain yang harus dilakukan yaitu menghargai kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia. Negara kita kaya akan berbagai kebudayaaan daerah. Kita boleh membanggakan kebudayaan daerah sendiri. Namun, kita juga harus menghargai dan ikut melestarikan kebudayaan daerah lain.

Jadi, untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan NKRI, bagaimana sikap kita? Kita harus saling menghargai, menghormati, dan menyayangi orang lain meskipun berbeda agama, suku, dan budaya. Sikap itulah yang harus selalu kita tanamkan pada diri kita.

(Sumber: http://kidnesia.com/Boleh-Tahu/Serba-Serbi/Supaya-Tetap-Rukun-Hindari-Sikap-Ini-Yuk)

Ayo Berdiskusi

Bentuklah kelompok bersama 4-5 temanmu. Bacalah dalam hati teks ”Supaya Tetap Rukun, Mari Lakukan Sikap Ini”.

1.     Adakah kata sulit yang kalian temukan pada bacaan tersebut? Jika ada, tuliskan lalu carilah artinya. Tuliskan dalam bentuk tabel seperti berikut.

Kata Sulit dari teks “Supaya Tetap Rukun, Mari Lakukan Sikap Ini”

 

No

Kata Sulit

Artinya

1

Republik

Sebuah bentuk Negara dengan presiden sebagai kepala Negara

2

Toleransi

Sikap saling menghormati orang lain yang berbeda dengan kita

 

2.    Tuliskan pokok pikiran dari setiap paragraf pada teks “Supaya Tetap Rukun, Mari Lakukan Sikap Ini”.

Pokok pikiran paragraf 1: Negara Republik Indonesia memiliki keragaman adat, budaya, dan agama.

Pokok pikiran paragraf 2: Salah satu sikap yang harus dilakukan yaitu adanya toleransi dan saling menhormati

Pokok pikiran paragraf 3: Menghargai kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia

Pokok pikiran paragraf 4: Kita harus saling menghargai, menghormati, dan menyayangi orang lain meskipun berbeda agama, suku, dan budaya.

3.   Mengapa kita harus melaksanakan ajakan pada teks “Supaya Tetap Rukun, Mari Lakukan Sikap Ini”?

Kita harus melaksanakan ajakan pada teks “Supaya Tetap Rukun, Mari Lakukan Sikap Ini” karena: untuk dapat mempertahankan persatuan dan kesatuan NKRI

 

“Keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia menjadi magnet bagi para wisatawan.” Pernahkah kamu mendengar atau membaca kalimat seperti itu? Apa maksudnya? Maksud dari kalimat tersebut adalah bahwa keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Kerukunan serta sikap toleransi yang tinggi juga akan menjadi magnet para wisatawan untuk berkunjung ke negara kita. Maka dari itu kita harus mengedepankan sikap rukun serta toleransi agar semakin banyak wisatawan yang datang dan tinggal dengan nyaman.

Oke, semoga bermanfaat..

Posting Komentar untuk "Bagaimana Sikap Kita untuk Hidup dengan Rukun?"