Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Jenis-Jenis Cerita Fiksi

 Edu - Hallo Anak - anak semua, kali ini kita akan belajar materi yang ada di buku siswa. Dan edu akan berikan contoh Jenis-Jenis Cerita Fiksi".

materi dan Contoh jawaban dalam postingan ini bisa dijadikan acuan dan mendampingi belajar buat ayah dan bunda dirumah. Semua bersumber dari buku siswa. terimakasih ayah bunda dan anak - anaku semua.

Cerita fiksi adalah sebuah karya sastra yang dibuat berdasaran imajinasi, wawasan, pandangan, atau penilaian yang dimiliki penulis. Carita fiksi banyak jenisnya, mulai dari novel, fabel, mite, legenda, dan lainnya. Sebelum kita mempelajari lebih lanjut jenis-jenis cerita fiksi,mari kita simak cerita fiksi "Kasuari dan Dara Mahkota" terlebih dahulu!

Kasuari dan Dara Mahkota

Kasuari memiliki badan besar dan sayap lebar. Dia mampu terbang tinggi. Namun, Kasuari amat serakah. Dia memetik banyak sekali buah yang telah masak. Buah-buahan itu disembunyikan di bawah sayapnya sehingga burung-burung lain tidak kebagian. Burung-burung lain mengetahui keserakahan Kasuari. Oleh karena itu, tidak seekor burung pun mau berteman dengannya. Meski demikian, Kasuari tidak memedulikannya.

Lama-kemalaan Kasuari semakin serakah. Tidak hanya buah-buahan di pohon saja yang diambilnya, tetapi juga buah-buahan yang jatuh ke tanah. Burung-burung lain pun jengkel. Mereka mencari cara agar Kasuari sadar dari sifat serakahnya.

”Bagaimana jika lomba terbang? Siapa yang mampu terbang tinggi dan paling jauh, dialah pemenangnya. Kalau Kasuari kalah, dia tidak boleh mencurangi kita lagi,” usul Dara Mahkota.

”Siapa yang bisa melawan Kasuari? Badannya besar. Sayapnya lebar. Sekali mengepakkan sayap, dia pasti bisa terbang jauh. Kita tidak akan menang,” jawab Pipit pesimis.

”Ingat, kita harus menggunakan akal. Serahkan semuanya kepadaku. Aku akan melawannya dalam perlombaan ini,” kata Dara Mahkota sambil tersenyum. Dia berusaha meyakinkan teman-temannya.

Teman-teman Dara Mahkota saling berpandangan. Mereka bertanya-tanya dalam hati. Mungkinkah Dara Mahkota yang bertubuh kecil dapat mengalahkan Kasuari yang besar?

Dara Mahkota menyampaikan tantangannya kepada Kasuari. Kasuari menyetujui tantangan Dara Mahkota. Saat pertandingan tiba, semua burung hadir untuk menyaksikan.

Dengan sombongnya Kasuari menertawakan Dara Mahkota. ”Sudahlah, kamu menyerah saja daripada mendapat malu,” ejek Kasuari.

Dara Mahkota bergeming. ”Siapa yang tertawa belakangan, dia yang menang,” sahut Dara Mahkota.

Kasuari dan Dara Mahkota pun bertanding. Mereka melesat dengan kencang. Kasuari terbang cepat sekali. Sesekali Kasuari menoleh Dara Mahkota yang berada di belakangnya. Dia takut jika Dara Mahkota menyusulnya.

Saat asyik menoleh, tiba-tiba... BRAAK.... Kasuari menabrak batang pohon. Sebelah sayapnya pun patah. Semua yang hadir tertegun, tetapi Kasuari tak mau menyerah. Dia berusaha bangkit dan mengepak-ngepakkan sayapnya. Sayangnya, dia terus terjatuh dan menggelepar di tanah. Sementara itu, Dara Mahkota terus melesat jauh meninggalkan Kasuari.

Kasuari hanya dapat memandang Dara Mahkota dengan rasa malu. Sekarang dia baru tahu rasanya menjadi makhluk lemah. Selama ini dia selalu merasa menjadi burung terhebat. Namun, dalam sekejap dia tidak mampu terbang lagi.

Beberapa burung lain turun ke tanah. Mereka membantu Kasuari. Kasuari semakin malu karena selama ini dia telah mencurangi mereka.

Sejak saat itu, Kasuari sadar dan mengubah perilakunya. Namun sayang sekali, sejak saat itu pula Kasuari tidak bisa terbang lagi. Dia harus mencari makan di tanah.

Disadur dari: Dian K, 100 Cerita Rakyat Nusantara, Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, 2014.

 

Ada berbagai jenis cerita fiksi, di antaranya cerita rakyat, cerpen, dan novel. Adapun jenis cerita rakyat antara lain cerita jenaka, mite, fabel, legenda, dan saga.

Ayo Berdiskusi

Carilah informasi tentang jenis-jenis cerita fiksi berikut!

1.       Cerita jenaka adalah Cerita jenaka merupakan bagian cerita rakyat yang berunsur jenaka atau lucu yang dapat membangkitkan tawa

Contoh: Si Kebayan (Kabayan) Sunda, Lebai dari Malang Sumatra, dan Pak Banjir asal Jawa

2.       Mite adalah Mite atau mitos (myth) adalah  cerita yang mempunyai latar belakang sejarah, dipercayai oleh masyarakat sebagai cerita yang benar-benar terjadi, dianggap suci, banyak mengandung hal-hal yang ajaib, dan umumnya ditokohi oleh dewa

Contoh: Asal mula Padi (Dewi Sri), Jaka Tarub dan Dewi Nawangmulan, Hikayat Sang Boma, Terjadinya Gerhana Bulan (Bathara Kala)

3.       Fabel adalah adalah cerita yang menceritakan kehidupan hewan yang berperilaku menyerupai manusia. Fabel adalah cerita fiksi atau khayalan belaka (fantasi). Kadang kala fabel memasukkan karakter minoritas berupa manusia. Cerita fabel juga sering disebut cerita moral karena mengandung pesan yang berkaitan dengan moral.

Contoh: Monyet dan Unta Peniru, Kancil dan Tikus, Anak Kambing dan Serigala, Anjing yang Nakal, Ayam yang Berkelahi Dengan Burung Elang.

4.       Legenda adalah adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang mempunyai cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu, legenda sering kali dianggap sebagai "Sejarah" kolektif (folk history).

Contoh: Malin Kundang Si Anak Durhaka, Sangkuriang, Roro Jonggrang (Candi Prambanan), Banyuwangi, Danau Toba.

5.       Saga adalah kisah lama yang menceritakan kepahlawanan serta keberanian tokoh yang mengandung unsur unsur sejarah. Kamus besar Bahasa Indonesia mengartikan SAGA sebagai cerita rakyat yang berdasar pada suatu peristiwa sejarah namun sudah dicampur dengan fantasi rakyat.

Contoh: kisah Hang Tuah, kisah Ciung Wanara, kisah Airlangga, kisah Calon Arang

6.       Cerpen adalah cerita fiksi yang memaparkan kisah tentang kehidupan manusia melaui tulisan pendek. Cerpen dapat dibaca sekali duduk

Contoh: Adik Yang Entah Dimana karya Shanty Mulyatina, Catatan Perjalanan Karya Erlangga Imam Saputra

7.       Novel adalah cerita fiksi yang panjang dan mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang disekelilingnya dengan menonjolkan watak setiap tokoh.

Contoh: Padang Bulan karya Andrea Hirata, Konspirasi Alam Semesta karya Fiersa Besari


Nah itu beberapa jenis cerita fiksi. Kamu juga dapat belajar menjadi penulis sebuah cerita fiksi. Cerita fiksi mu dapat menggambarkan kehidupan hewan (fabel) atau cerita pendek berupa kisah kehidupan mu. Setelah itu kamu dapat membacakah hasil cerita fiksi mu di depan kelas. Selamat mencoba.

Semoga bermanfaat ya..

Posting Komentar untuk "Jenis-Jenis Cerita Fiksi"